Friday, October 25, 2024

Untukmu, yang sangat ingin ku temui.

Hii by, Bayu. Akbar Nurbayu, lahir di Depok tanggal 06 Mei 1997, Taurus awal Mei, Manusia favoritku sejak 2020 lalu, yang ga pernah disangka dan diduga, aku bisa punya perasaan seluas ini untuk kamu. Perihal hal yang ga jelas dan ngajak mabar ditolak mulu, sampe bicarain skripsi yang akhirnya kita berdua lulus di tahun yang sama. Obrolan dari pagi sampe malem atau bahkan dibales 2 hari sekali bahkan sampe harus di spam dulu, sebegitu nya aku. Tapi usahaku ga sia-sia, kamu mau juga sama aku (happy) perasaan senang itu masih bisa aku rasain, kali pertama aku jatuh cinta lagi setelah bertahun-tahun rasaku mati, terimakasih untuk itu aku bersyukur sekali, di kehidupanku yang sangat berantakan, dikasih kamu. Seiring berjalannya waktu, aku melakukan banyak hal bodoh, ya? tapi kamu selalu berusaha pertahanin manusia berantakan ini. Kamu ada disaat saat aku ingin hilang dari dunia, untungnya ada kamu. Tapi sayang, waktu itu aku kurang bisa menghargai kamu, kebodohanku yang bakal ku ingat sampai seterusnya; tidak memperlakukan kamu dengan baik padahal aku punya kamu waktu itu. Marah, marah, selalu marah. Maafin aku. gatau berapa kali aku bilang selesai, sampe lupa berapa kali balik, atau bahkan gaada kata balik tapi masih punya perasaan yang sama. sampai akhirnya hari menyakitkan itu dateng, hari yang aku ga pernah nyangka bakal jadi hari terburuk di hidupku, aku harus ninggalin kamu. aku sempat minta untuk kamu usahain, tapi aku sadar betul, aku memang ga pantes kamu perjuangin lebih.
Di tahun itu, aku ikut hancur, seperti kamu, aku mikirin kamu, setiap hari, kamu gimana? Kamu gapapa? kamu nangis ga disana? Kamu minjem senderannya siapa kalo nyender nya bukan ke aku? menurutmu, lebih sakit ditinggal menikah atau menikah dengan seseorang yang bukan kemauanmu? kalo jawabanku, keduanya sama sakit, tapi yang ditinggalkan setidaknya bisa memilih kembali, lain kata mungkin masih bisa punya kesempatan untuk bahagia sedangkan yang meninggalkan, akan tetap ditempat yang sama.

Setiap hari aku jalanin dengan perasaan sesak, jalanku harus lewat sini ya? kamu gamau jemput aku terus kabur berdua aja? aku bisa rasain hari itu, aku hancur lagi. Aku sudah menikah, dengan yang kamu tau, bukan seseorang yang ku ingin, tapi kamu terus bilang semoga aku bahagia, padahal kamu tau bahagiaku di kamu, terus gimana aku bahagia? 1-2 bulan pertama, aku menolak di sentuh sama sekali, masih menangisi kamu, tapi orang tua itu memaksa dan mengancamku untuk segera punya bayi. Kamu pernah bertanya “gimana cara mintanya?’ jujur, saat melakukan itu, aku memikirkan kamu. Maafin aku. sampai akhirnya, ntah memang takdir atau apa, doa orang tua itu terkabul, selang beberapa bulan, aku hamil. dan di tahun ituu, kamu masih memikirkanku (katamu). masih inget soal surat penyampaian kangen seseorang yang kamu tulis di bulan Desember 2022? aku menangis hari itu, aku pun sama dengan semua yang kamu tulis, tapi di saat itu, aku mencoba untuk membuatmu tidak terbebani dengan berpura-pura menyuruhmu menemukan kebahagiaanmu. sungguh saat itu aku masih sangat menyayangi kamu, by. Belum ada yang hilang sebutir debu pun. Kamu memang pernah menyakitiku dengan kata katamu, akupun sama pernah menyakitimu juga, bahkan aku mungkin lebih parah dari kamu, dulu kamu juga pernah membuatku sangat membencimu, tapi kamu tau? sayangku selalu lebih besar dari semua itu. rinduku lebih banyak dari benciku. di tahun berikutnya, aku masih dengan kepura puraanku, baik baik tanpa kamu.

Sampai pada akhirnya aku melahirkan anakku, 29 April, duniaku saat ini, aku bahagia sesaat, setelah itu yang kulihat bukan kamu. harusnya lahir sesuai tanggal ulangtahunmu, setidaknya ada hal tentang kamu di hidupku tapi aku bukan Tuhan yang bisa merencanakan segalanya. saat itu, aku punya peran baru, pikirku. aku harus bertahan kali ini, karena jadi seorang ibu untuk anakku. Aku menyesal menikah tapi aku ga menyesal karna punya bayi, aku mencintai bayiku. ditahun itu, aku sangat kesakitan, jahitan yang ga kering-kering, jalan yang sulit karna linu, tidur yang kurang karna harus dbf per 2 jam sekali, puting yang lecet berdarah sampe bernanah, di tahun itu aku melemah, tapi aku ga pernah lupa sama kamu, aku bisa teralihkan karna sakitku yg lain, satu tahun itu kuhabiskan tanpa tau tentang kamu, cuma bisa liat story whatsappmu yang mungkin kadang kamu hide, tapi sesekali saat aku lihat kamu tersenyum aku bersyukur karna kamu terlihat sehat dan baik-baik aja walaupun ada satu hari kamu update berdarah-darah, aku khawatir sekali, sampe akuu chat kamu ditempat yang kamu mungkin ga akan baca, aku sampe gabisa tidur mikirin kamu dan lukamu, sesakit apa kamu dan kenapa bisa seperti itu.

Di tahun 2024, lunaku sudah mulai besar dan jaitanku sudah sembuh, linuku juga sudah hilang. bulan januari, ada notif yang sudah lama tidak muncul, itu kamu, aku senang sekali, tapi hanya sebentar tau kabarmu. sampai ada hari dimana kita bisa contact everyday, kamu tau hal itu bisa jadi obatku. by, aku ngurus anakku sendirian. ga dibantu orangtua itu dan yang lain, babyblues? Pasti, aku baru kali pertama jadi seorang ibu, semua rasanya mengejutkan, rasa capenya berbeda jauh dari sekedar bekerja di kantor, jauh banget, terus ada kamu, obat paling ampuhku untuk balikin rasa cape dan ukir senyum di bibirku. Ah aku kangen kamu hehe maaf. Dan pas itu, akhirnya aku tau penyebab kamu berdarah di bulan November tahun lalu, karna mabok. Lagi-lagi. aku menyesali itu by, kenapa aku ga ada disana disaat kamu kaya gitu, kemarin pasti kesakitan, ya? maafin aku…
tapi, sampai juga dititik hal yang aku udah tau bakal dan akan terjadi tapi pas kejadian tetep gabisa nerima, iya, kamu bilang kamu udah biasa, udah ga ada rasa. harusnya hal yang bagus buatku karna aku terkesan yang meninggalkanmu, kan? tapi kenapa aku terluka mendengarnya? kamu tau, aku cuma punya kamu, orang yang kucintai dengan penuh, senyum manismu itu punyaku dan aku pernah hilangin itu, terus pas tau kamu udah mau mulai cari bahagiamu, aku ko bisa ga rela gini? Kamu satusatunya manusia yang hampir 90% tau soal aku, kalo kamu pergi, aku sendiri lagi, walaupun ada Luna, aku tetep butuh kamu, kamu aja, Aku selalu kesepian dengan status ini, cuma Luna penguatku. Lagi lagi aku gatau diri lagi, ya?——

enam bulan setelah pernyataanmu yang menyakitkan itu, aku masih tetap merindukan kamuu, selalu pengen peluk kamu..
gimana mungkin aku bisa melupakan tentangmu, senyummu, wajahmu, bahkan marahmu. Aku tidak berniat sedikitpun untuk itu. Kamu satu-satunya pria yang kucintai tanpa banyak pertimbangan. Kamu satu satunya pria yang membuatku rela hidup dalam keadaan apapun asal itu denganmu.
kamu tau ga by? bubur ayam sudah tidak lagi masuk list sarapan pagiku, atau bukan lagi pilihan makanan ketika aku sakit.
aku juga sudah tidak meminum kopi kesukaanku, yang juga favoritmu. Aku gak mau minum matcha lagi, nggak mau, kalaupun harus minum, harus sama kamu.
Aku tidak ingin melakukan apapun yang akan mengingatkanku padamu, bukan, bukan karna aku membenci itu, sebaliknya, aku akan menangis melakukannya karna terlalu merindukan kamu, rasanya ga akan bisa lagi aku menikmati hal-hal yang bikin aku kesakitan, sesuka apapun aku, aku memilih untuk menghindari itu.
Mengenangmu memang sesakit ini ya? tapi jika keadaannya bisa diulang, aku akan memilih kabur dan berlari ketempatmu, aku menolak menikah dan memilih hidup denganmu, meskipun kamu bilang disana belum tentu lebih baik, tapi setidaknya disana ada kamuu. aku sangat menyesali diriku yang gabisa berbuat apa-apa saat itu, sangat. Luka yang besar sekali ini harus ku obati sendiri.

Bulan ini sudah masuk musim penghujan, dan firasatku, aku akan merindukanmu lebih banyak 100x lipat, karena hujan sudah ada di antara kita, bertahun tahun lamanya.
Tidak apa kamu sudah berhasil melupakanku, tapi semoga kamu akan mengingat hal hal kecil tentangku; semisal tahun 2026 nanti masuk musim piala Dunia, begitu menonton negara Argentina, mungkin kamu akan menemukanku disana, atau saat kamu berendam di tempat kesukaanmu yang juga ingin sempat aku datangi. tidak perlu di hindari, karena hanya sekedar mengingat tidak berarti apa-apa, untukmu.
kalau dipikir pikir lagi, kenangan tentangmu dan aku cukup banyak, ya? bahkan aku masih sangat ingat saat kamu memakan oreo dengan susu ultra milk warna biru pakai es batu, kesukaanmu, juga jus lemon yang sering kita tertawakan saat dulu karena pikirku didunia ini tidak ada jus lemon, dan hal itu baru ku tau darimu.
Apa benar semua kenangan ini akan terhapus oleh waktu tanpa sisa? rasanya ga akan mungkin untukku.
Walaupun aku menyukaimu tanpa rencana dan ketidakmungkinan, tetapi perasaanku luasnya melebihi dunia untukmu.
Walaupun kamu meminta aku untuk melupakanmu dan mulai berjalan ditempatku, aku akan tetap disini, jadi jika kamu berubah pikiran, kapanpun itu, tolong beritahu aku.
aku memang sudah berjalan di jalan yang berbeda denganmu saat ini, tapi seperti yang sudah kamu tau, titik akhir perjalananku masih menuju ke arahmu, aku tidak bisa berbelok. Jadi, silahkan kamu berjalan menuju bahagiamu, silahkan cari kemauan hatimu dan bahagiamu bila itu tidak ada di diriku, meskipun menyakitkan, setidaknya salah satu dari kita harus bahagia, kan? Berlaku untukmu. Namun dengan kesadaran penuh akan kukatakan bahwa; aku masih menginginkanmu ada dihidupku, aku masih sering menangisi setiap langkah kakimu yang semakin menjauh dan hilang tidak kutemukan lagi, Seandainya kamu memintaku kembali, akan ku usahakan berpisah dengan yang disini. Tapi, kamupun sudah tidak menginginkan aku bahkan saat ini aku sudah memiliki anak yang tentu tidak akan kamu dan keluargamu terima. di bulan oktober, soto dan perkedelmu, jadi penutup obrolan kita, kamu sudah tidak memanggilku “kamu tapi u.” sangat terasa perubahanmu, dan aku bisa menerima itu walau dengan hati yang tentu masih belum bisa terima.
Aku akan merindukanmu selalu. Ah sudah berapa banyak kata rindu dalam tulisan ini? apa kamu membaca ini sambil menertawakan aku? atau sambil memegang rokok di tangan kirimu dan sesekali meminum kopi kesukaanmu? atau sambil membaca chat wanita lain yang sudah mulai mengambil hatimu? atau sambil tertawa dengan teman se tongkronganmu? aku tidak apa kamu tertawakan, aku menyukai tawamu. aku menulis apa yang mau ku sampaikan, aku tidak berharap apapun karena hal ini.
aku kangen melihat senyummu dan berbicara denganmu. Aku sangat egois jika selalu menganggumu, tapi hatiku selalu terasa sesak, seperti ada yang belum benar -benar selesai, aku harus menemuimu dulu, aku harus peluk kamu dulu, aku harus genggam tanganmu dulu, aku mau satu hari, satu hari aja sama kamu sebelum aku berusaha ikhlasin kamu, aku belum bisa seolah semuanya sudah berakhir. Masih belum. Sepertinya aku akan butuh waktu lebih banyak dari kamu, supaya bisa biasa tanpa rasa atau bahkan tidak sembuhpun aku gapapa, menyayangi kamu mungkin memang sudah takdirnya menjadi tugasku, tanpa harap-harap apapun, aku tulus menyayangimu sejak dulu sampai kini. Aku tidak akan menghalangi jalanmu yang ingin menemukan kebahagiaanmu.

bby bayiku, terimakasih banyak yaa kamu pernah sayang sama aku yang berantakan ini, pernah ada di kehidupan ku yang hancur sekali, terimakasih untuk semua malam pagi siang yang bahagia beberapa tahun kemarin, terimakasih sudah lahir kedunia, kamu berharga sekali, bukan cuma untukku, juga untuk orang-orang di sekitarmu, aku ga berharap hidup jahat ke kamu tapi kalo sampe hal itu terjadi, kamu harus selalu inget kalo aku ada buat kamu, kapanpun kamu butuh aku selama aku masih ada di dunia, jangan sungkan dateng ke aku, aku tetep di posisiku yang sekarang, di belakangmu. Walaupun aku tau temenmu banyak, aku jadi opsi terakhir-pun gapapa.
Bagiku, hidup ini cuma soal menjalani, bahagia atau engga, aku tetap hidup sesuai waktunya, aku selalu coba nerima takdirNya kok, cuma ya gitu hehe, ga selalu sesuai sama yang kita mau kan? maafin aku kalo aku buat banyak luka di kehidupanmu, semoga kamu ga menyesal kenal sama manusia berisik menyebalkan bawel seperti aku, semoga kamu ga membenci aku, karna dari semua perlakuan ku ke kamu ga pernah sekalipun bermaksud menyakiti kamu, aku sayang kamu melebihi sayangku ke diriku sendiri, kamu nokor 2 setelah luna. Dan kamu, jangan pernah merasa insecure soal apapun yaa, seperti yang sudah ku bilang, kamu berharga, sangat. Makasih udah selalu bertahan di dunia yang ga semua manusia bisa bertahan. Aku sangat beruntung pernah sama kamu, kamu manusia yang penuh kasih sayang dan perhatian, wanita yang akan bersamamu nanti, akan menjadi wanita paling beruntung sedunia, luna pasti sedih karna ayahnya bukan kamu.
by, semoga kamu panjang umur yaaa, aku disini terus. ga akan kemana-mana.

No comments:

Post a Comment

Untukmu, yang sangat ingin ku temui.

Hii by, Bayu. Akbar Nurbayu, lahir di Depok tanggal 06 Mei 1997, Taurus awal Mei, Manusia favoritku sejak 2020 lalu, yang ga pernah disangka...